Laman

Nada T

Terkontaminasi jutaan suara
Raga tersayat tanpa nyawa
ada kala gulana membui
tersenyum lirih tanpa arti
lihatlah.... air langit tlah lelah tuk berbagi.

terintimidasi bilur sunyi
bertekuk lutut dalam memori
nada sumbang mencekik mimpi

Terimprovisasi dalam diam
tertatih-tatih tuk melangkah
tertawa dalam jurang
terkubur dalam dendam.

(November 2008)

kisahku

give up.... -_-

Belum juga langkah itu menapak...
ku tlah jatuh dalam lubang yang sama
penolakan

keep fighting is my best choice

tak ada kata menyerah
karena rindu ini purnama
tidak ada kata menyesal
karena ini adalah langkah ke depan
bukan step kemunduran

Allah know what is the best for me
because He's never sleep..

jika tlah tiba saatnya...
tak perlu waktu tuk menunda
karena memang tlah tiba waktunya

jika kini ku masih di jalan ini sendiri
itu berarti sang pemilik,
pemilik tulang rusukku...
masih mencariku dijalannya
hingga saatnya nanti kita bertemu di persimpangan

Keep fighting.... ALLAH never sleep !!!

pemilik hati

mencoba membuka hati
kepadamu pemilik alam imaji
dalam kalusa waktu
yang memporakporandakan kisah
dalam konsonan frasa

acapnya kata tersaji bunyi
rasa terpatri hati
terhimpit di kilaunya nada
sesaknya nafas jiwa

aku harus melangkah
dalam pusaran nyawa
dalam deretan kata
tak adanya kata tidak
dalam klausa makna
karena kata tlah mati
dalam heningnya hati.

tersudut ku disini
dalam membuka imaji
kepada pemilik hati

alunan sunyi

sepi...
di kesunyian malam
 diantara asa,
dan benda tak bernyawa
lirih...
nyanyian malam
dan keremangan pun meraja
menusuk kalbu jiwa
ambisi...
meradang dalam hati
sampah!!!

(25 Juni 2005)

gulana

cabikan gulana
di senja merah
tertutup kabut kehampaan
kala rasa meradang
terbawa senja malam

rasa...
kadang tertawa riang
juga menikam tajam
 perih bilur hati

jantung...
berdegup tak beraturan
terhiasi kabut malam
senja merah
dan...
gulana pun sengsara!

(di sore itu, 2 Juli 2005)

asa

asa...
kala ku terjaga
dari ketidakpastian
hujan pun mengguyur  seketika itu jua

asa...
kala ku terdiam
dan kau pun terpaku tak mengerti
aku hanya bisa diam disini
sendiri...
sepi...
sunyi...
mati!

(Tengah malam, 04 Juli 2005)

Kau... Api?

kau...
seperti api
adakala menyinari
tapi lebih banyak menyakiti

kau...
tak pernah peduli
dengan air, angin, atau yang lain
hanya dengan dirimu sendiri
kau bisa bahagia

kau.....
sulit dimengerti
meskipun kini
aku tahu dengan pasti
kau adalah api

(06 Juni 2005)

imajiku

kadang....
imaji berfikir liar
kau tersenyum
kau cemberut
kau teriak
dan marah padaku
cemburu, kangen, bahkan menangis didepanku
tapi...
itu hanya khayalku
karena kau di samping sahabatku...

(Oktober 2005)

Patah Hati

kulihat senyummu
merekah di bibir indahmu
kulihat matamu
memandang penuh arti
kulihat tubuhmu
begitu perkasa disebelahnya
padahal ....
disini aku gelisah
-tapi ku tahu, ku bukan siapa-siapa-

(Oktober 2005)

kisahku

hari ini kisah yang sama
malam ini senyum yang sama
hati ini orang yang sama
dia menambatkan hatinya
untukmu. kamu....
menaruh hatimu disebalahnya
sedang hatiku?
terluka

(Oktober 2005)

detik ini

Detik ini
hatiku untukmu
detik ini
hatimu untuknya
detik ini
kalian bersatu
dan...
detik ini
aku terluka

(Oktober 2005)

musik hati

Alunan musik mengalun
debaran hati berdetak kencang
senyummu mengembang
padahal....
hujan turun deras
tubuhku gerah
dirimu tertawa
aku tergoda
sayang!
tawa itu hanya untuknya

sayap

kepakan sayapku melemah
awan pun bermuram durja
gelegar membahanadirimu terpaku
memujiku
aku termangu
takjub kearahmu
dan hatiku pun terbang
kearahmu...

(Oktober 2005)

PERIH

Kerikil-kerikil melukai kaki
berdarah-darah
ku tak rasa sakit
karena kau meredakan luka
hanya saja
itu tak bertahan lama
karena hatimu tersisih
oleh melati-melatiku

(Oktober 2005)

konsonan

kudapati tubuh terhempas oleh senyummu
yang tak kau tahu untuk siapa
kau adalah udara
yang tak pernah jauh dari -hayalku-

kau setubuhi tubuh
dengan kata-kata
kau telanjangi tubuh
dengan mata

ku sadari...
itu semua tidak untukku.

(08 Desember 2006)

08 Desember 2006

Memori kisah kita
tlah terpatri di dasar hati
meski ku tahu
tak semua sejarah itu indah
saat kau tikam hati
dengan perempuan tanpa nama
hanya ada tangis darah
kau begitu perkasa
dengan kata dan mata
ya Ayah!
kau adalah raksasa
tanpa jiwa!

10 Desember 2006

ku lihat jutaan mata memandang hampa
dengan perut tanpa isi dan tubuh terbaring ringkih
jeritan suara menyayat hati

tatkala rasa sakit itu tiba
aku... hanya dapat diam
tanpa kata, tanpa raga, dan rasa

saat kepala kudongakkan ke atas
sedih hati yang terekam
para jutawan berjalan melengang
dan tawa sombong memekakkan telinga
tak pernah tau rasa duka nestapa

atas nama

atas nama rasa
kuungkapkan rasa suka
atas nama hati
kau goreskan luka
atas nama cinta
ku relakan kau dan dia
atas nama luka
ku benci diriku yang kalah
atas sebuah nama

(10 Desember 2006)

12 Oktober 2005

Ilalang bergoyang...
angin tertawa riang
gunda gulana hilang

alam sunyi bernyanyi
gemricik air...
terdengar merrdu di hati.
than....
imaji musnah
karang pun terpaku sedih

ajalku dalam pusaran waktu

ajalku dalam pusaran waktu

satu persatu pasir membeku
membentuk jutaan molekul
dalam satu titik nadir

saat bumi tersenyum pasti
adakah eloknya bunga
tercermin dalam senyum malam
saat waktu tercabut asa
dalam diam bunga berkembang

bukan bunga yang mati
tapi air yang mengering
mengkristal dalam sunyi
dan beku karena hati

sajak tanpa isi
hanya kata tanpa bunyi
dalam beku ku pahami
aku... di sini... mati.... sendiri.

sebuah...... kata

Menjauhlah sebuah nada
saat denting porak poranda
menjadi serpihan asa

menjauhlah sebuah rasa
ketika hati tlah mendingin
karena kabut rasa benci
dan iri serta maki.

Nyatanya Doa

setumpuk asa terangkai dalam kalbu
dalam dekapan malam
merajut titian doa_doa yang semu
tapi nyata akan makna
dalam taffakurku,,,
mengharapmu adalah nyata
nyatanya senyata hati
yang tak dapat ingkar
selaiknya mulut berujar

untittle IV

malam ini basah
matamu pun berkata
aku terluka!
Malam ini duka
Hingga tengah malam kau terjaga
Tanpa senyum,
Tanpa kata.
(Surabaya 23 November ‘05)

untittle III

wajah itu
terlihat kuyu
keletihan terpancar di wajahnya
dengan senyum dikulum
dia bilang…
“Selamat malam
semoga bermimpi indah”
(Surabaya, 21 November ’05)

untittle II

Malam ini pekat
Tanpa bintang dan bulan
Tanpa senyum dan harapan
Beku……………
Dalam kehampaan abadi
Tatkala hati ini rapuh
Ku cari bayang Mu
Tuk mengisi kehampaan ini
Layaknya Sahara yang merindukan
hujan sejuta abad
kebekuan memuncak
disaat harapan tinggal asa
mampukah ku bertahan?
Seorang diri
Tanpa cahaya
Tanpa purnama
Hingga detik ini
Di kegelapan abadi
(Surabaya, 04 Desember ‘05)

DAN (15/12/2005)

Gemuruh ombak menggempur asa
Buih terbang terbawa awan
Dan……….
Haruskah ku teriak?
Terbang angin menghambarkan melodiku
Resonansi-resonansi suara tlah terbang
Bersama awan kesurga
Tuk mencerca pencatat dosa
Adilkah?!
Dan………
Awan pun melemparkan ku ke laut
Terbawa ombak, tertiup angin
Terhempas tak berdaya
Mati!
(Surabaya, 15 Desember ‘05)


UNTUK (25/12/2005)

Aku bosan dengan semua kesunyian ini
Seolah udarapun enggan untuk bergerak
Nada-nada dalam hatipun malas tuk bermelodi
Kucoba tuk triakan hati
Namun tak kuasa mulut berucap
Pelangi jiwa mengerang lara
Pelangi hati tersenyum sedih
Dan untuk apa raga ini ada?
Jika duka lara tak jua enggan dari jiwa
Kehampaan tanpa makna
Keperkasaan tanpa ruh sang pencipta
Dalam asa ku coba tuk tebarkan senyum termanis
yang ada di jiwa
Akankah?
Bah!
(Surabaya, 25 Desember ’05)

PANCARASA

kusematkan seluruh nafas dalam tragedi tak bertepi
ku tercekik dalam kelamnya malam
bayangan asa membeku dalam diam
tubuh kaku dalam sunyi
asa rasa menghilang dan berlalu dengan dendam
gelegar langit memecah sunyi
elemen-elemen tubuh tercerai berai
ketika molekul hati bersatu
dengan kelima indra dan memuntahkan kata
kata yang paling indah
untuk manusia yang tak pernah pantas menjejakkan kaki di bumi.

UNTUK

Aku bosan dengan semua kesunyian ini
Seolah udarapun enggan untuk bergerak
Nada-nada dalam hatipun malas tuk bermelodi
Kucoba tuk triakan hati
Namun tak kuasa mulut berucap
Pelangi jiwa mengerang lara
Pelangi hati tersenyum sedih
Dan untuk apa raga ini ada?
Jika duka lara tak jua enggan dari jiwa
Kehampaan tanpa makna
Keperkasaan tanpa ruh sang pencipta
Dalam asa ku coba tuk tebarkan senyum termanis
yang ada di jiwa
Akankah?
Bah!
(Surabaya, 25 Desember ’05)

DAN

Gemuruh ombak menggempur asa
Buih terbang terbawa awan
Dan……….
Haruskah ku teriak?
Terbang angin menghambarkan melodiku
Resonansi-resonansi suara tlah terbang
Bersama awan kesurga
Tuk mencerca pencatat dosa
Adilkah?!
Dan………
Awan pun melemparkan ku ke laut
Terbawa ombak, tertiup angin
Terhempas tak berdaya
Mati!
(Surabaya, 15 Desember ‘05)

UNTITTLE PART 3

Malam ini pekat
Tanpa bintang dan bulan
Tanpa senyum dan harapan
Beku……………
Dalam kehampaan abadi
Tatkala hati ini rapuh
Ku cari bayang Mu
Tuk mengisi kehampaan ini
Layaknya Sahara yang merindukan
hujan sejuta abad
kebekuan memuncak
disaat harapan tinggal asa
mampukah ku bertahan?
Seorang diri
Tanpa cahaya
Tanpa purnama
Hingga detik ini
Di kegelapan abadi
(Surabaya, 04 Desember ‘05)

UNTITTLE PART 2

wajah itu
terlihat kuyu
keletihan terpancar di wajahnya
dengan senyum dikulum
dia bilang…
“Selamat malam
semoga bermimpi indah”
(Surabaya, 21 November ’05)

UNTITTLE PART 1

malam ini basah
matamu pun berkata
aku terluka!
Malam ini duka
Hingga tengah malam kau terjaga
Tanpa senyum,
Tanpa kata.
(Surabaya 23 November ‘05)

Mu dan Ku

kehadiran mu
senyuman bagi ku
tawa mu
kehidupan bagi ku
tangis mu
luka bagi ku
canda mu
kehangatan bagi ku
pacar mu
musuh bagi ku
tapi……….
Kau tak pernah tau
Ada apa dihati ku?
(Surabaya 21 November ‘05)

Multiple Intelligence (Multi Kecerdasan)

Anggapan bahwa jika IQ tinggi itu berarti cerdas sekarang ini sudah tidak menjadi patokan lagi. Prespektif atas anggapan tersebut berdampak negatif bagi sebagian besar siswa. kecerdasan manusia itu banyak rumpunnya. kecerdasan itu maultidimensional, banyak cabangnya. Jadi tidak ada siswa yang bodoh, setiap siswa mempunyai rumpun kecerdasan masing-masing!
Ada 8 rumpun Multiple Intellegence, yakni:
1. Kecerdasan Linguistik (word smart) atau Cerdas Berbahasa
kemampuan menggunakan kata secara efektif, baik secara lisan (misalnya: pendongeng, orator) maupun secara tertulis (misalnya: pengarang, wartawan). Kecerdasan Linguistik mencakup kemampuan menggunakan kata, bahasa bunyi, retorika, dan lain-lainnya.
2.  Kecerdasan Matematis-logis (number smart) atau Cerdas Angka
kemampuan menggunakan angka dengan baik (misalnya: ahli statistik, matematika, akuntan) dan melakukan penalaran secara tepat (misalnya: ilmuwan, pemrogram komputer, ahli logika). kecerdasan ini meliputi kepekaan pada pola dan hubungan logis, hubungan sebab akibat, proses kategorisasi, klasifikasi, generalisasi, penghitungan, pengujian, hipotesis, dan pengambilan keputusan.
3. Kecerdasan Spasial (Cerdas gambar)
Kemampuan melahirkan persepsi dimensi spasialvisual (keruangan) secara akurat (misalnya: pilot, pengemudi, pemburu, pramuka) dan mentransformasikan (dekorator interior-eksterior, arsitek, pelukis, penemu). Komponen intinya adalah kepekaan pada warna, garis, bentuk, ruang, dan hubungan antarunsur tersebut.
4. Kecerdasan Kinestetik-Jasmaniah (body smart) atau Cerdas Tubuh
 Keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk mengekspresiakan pikiran dan perasaan (misal ; aktor, pemain pantomim-operet, penari, atlit) dan keterampilan menggunakan tangan untuk mencipta atau mengubah (misal: pengerajin, teknisi mesin mekanik, dokter bedah, pengukir). kecerdasan ini mencakup kemampuan fisik yang spesifik antara lain: koordinasi, keseimbangan, keterampilan, kekuatan, ketepatan, dan lain-lainnya.
5. Kecerdasan Musikal (Cerdas Musik dan Nada)
Kemampuan mengerjakan bentuk-bentuk musikal dengan cara melahirkan persepsi (pengguna musik), membedakan (kritikus musik) menggubah (composer) dan mengekspresikan (penyanyi). komponen dasar kecerdasan musikal adalah kepekaan pada irama, pola titi nada/melodi, warna suara suatu lagu.
6. Kecerdasan Interpersonal (self smart) atau Cerdas Diri
Kemampuan membuat persepsi dan membedakan suasana hati, keinginan motivasi, dan perasaan orang lain. Komponen utamanya adalah kepekaan pada ekspresi wajah, suara, gerak, isyarat, merespon, dan persuasi (mempengaruhi).
7. Kecerdasan Intrapersonal (people smart) atau Cerdas Bergaul
Kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak atas pemahaman diri tersebut. Termasuk juga memahami secara tepat kekuatan dan keterbatasannya, menyadari suasana hati, keinginan motivasi, tempramen/watak disiplin diri, dan harga diri.
8. Kecerdasan naturalis (Cerdas Alam)
Keahlian mengendalikan dan mengkategorikan spesies flora dan fauna dan alam sekitar. Kemampuan dasarnya adalah kepekaan terhadap gejala alam dan menyikapi makhluk hidup.

TIPE - TIPE KEPRIBADIAN SISWA


 Tipe-tipe kepribadian siswa menurut Hipocrates: 
  1. Kepribadian Sanguinis, ciri-cirinya:
  • Ekstrovet
  • optimis
  • periang dan penuh semangat
  • Penuh rasa ingin tahu
  • rasa humor tinggi
  • ekspresif
  • memiliki kebutuhan mendasar akan pengakuan dan penghargaan.
 2. Kepribadian Melankolis, ciri - cirinya:
  •  Introvet
  • Pemikir
  • pesimis mendalam dan penuh pikiran yang analitis
  • serius dan tekun
  • cenderung jenius
  • berbakat dan kreatif
  • sangat teliti
  • hati - hati dan suka curiga
  • taat aturan
  • sangat konsisten dengan perasaan yang halu
  • memiliki kebutuhan mendasar berupa jawaban yang bermutu dan didukung data yang lengkap dan akurat. 
 

3. Kepribadian Koleris, ciri-cirinya:
  • ekstrovert
  •  keras
  • tegas
  • tidak emosional bertindak
  • tidak mudah patah semangat
  • bebas dan mandiri
  • memancarkan keyakinan dan bisa menjalankan apa saja
  • berbakat menjadi pemimpin.
  • dinamis
  • aktif
  • membutuhkan perubahan
  • memiliki kebutuhan mendasar berupa tantangan, pilihan, dan pengendalian.

4. Kepribadian Phlegmatis, ciri-cirinya:
  •  introvert
  • mudah bergaul dan santai
  • diam tenang
  • sabar
  • pemalu
  • hidup konsisten
  • tenang tapi cerdas
  • simpatik dan rendah hati
  • menyembunyikan emosi
  • bahagia menerima kehidupan,
  • tidak suka konflik
  • suka hal yang sama "status quo"
  • memiliki kebutuhan mendasar berupa penghargaan dan penerimaan.
Sumber: Mujiyono, dkk. 2010. Modul Pengembangan Diri Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling Untuk SMK Kelas X. Yogyakarta: Paramitra Publishing.
Halaman: 36.

MAHADEWI - MENGGAPA OH MENGAPA


Hukuman VS Konsekuensi

Institusi sekolah erat kaitannya dengan disiplin. Bahkan di jaman tahun 80 an sekolah-sekolah yang dianggap baik terkenal karena peraturan yang ketat dan disiplin yang tinggi.  “Sekolah itu bagus karena disiplin nya kuat sekali, buktinya tiap ada anak yang melanggar peraturan dihukum dengan hukuman yang berat.” Komentar para orang tua siswa di jaman itu.  Demikian lah di jaman itu sekolah yang pandai menghukum siswa nya dengan hukuman berat malah diburu para calon orang tua siswa.
Banyak pihak yang masih menghubungkan penegakan disiplin di sekolah  dengan menghukum siswa. Padahal kedua-dua nya tidak saling berhubungan. Karena terbukti penegakan disiplin dengan hukuman hanya akan membuahkan sikap disiplin yang semu yang lahir karena ketakutan bukan karena lahirnya kesadar an akan perbaikan perilaku.
Sebenarnya ada jalan tengah diantara disiplin dan menghukum . Jalan tengah itu disebut konsekuensi. Sebuah konsekuensi berarti menempatkan siswa sebagai subyek. Seorang siswa yang dijadikan subyek berarti diberikan tanggung jawab seluas-luas nya dengan konsekuensi sebagai batasan.
Siswa terlambat masuk sekolah ? solusinya dia terkena konsekensi pulang lebih telat dari yang lainnya, atau waktu istirahat dan bermain dipotong . Jangan sampai disitu saja, bicarakan hal ini dengan orang tua siswa, karena mungkin masalah timbul bukan karena si anak tapi karena masalah orang tua.
Dalam mengatasi masalah terlambat masuk sekolah ini saya punya contoh menarik. Tidak jauh dari tempat tinggal saya  ada sebuah sekolah menengah atas yang memilih mengunci pintu gerbangnya setiap jam 7 pagi tepat. Anda bisa bayangkan mereka yang terlambat akan kesulitan untuk masuk karena pintu gerbang sudah terkunci.  Setiap hari akan ada sekitar 10 orang siswa  yang tertahan diluar menjadi tontonan warga sekitar yang lewat di depan sekolah tersebut.  Padahal mereka yang terlambat belum tentu malas, bisa saja karena alasan cuaca atau hal-hal lain yang tidk bisa dihindari.
Alasan pihak sekolah mungkin bisa diterima, tindakan mengunci gerbang diambil atas nama penegakkan disiplin dan membuat siswa menjadi sadar akan pentingnya datang tepat waktu ke sekolah. Tapi sadarkah pihak sekolah bahwa mengunci siswa di luar bisa mempermalukan harga diri sisw?  Bagaimana bila tetangga atau orang-orang yang mengenali mereka lewat saat mereka terkunci di luar.
Padahal saat sekolah mau menerapkan konsekuensi atas siswa yang terlambat, banyak tindakan yang bisa dilakukan, dari memotong jam istirahat sampai meminta mereka masuk sekolah di hari Sabtu atau Minggu saat teman -temannya libur. Dengan demikian harga diri siswa terjaga dan siswa menjadi makin bertanggung jawab atas segala tindakan yang dilakukannya. Siswa juga menjadi sadar bahwa konsekuensi bertujuan untuk penyadaran dengan mengambil atau mengurangi hak istimewa mereka .
Mari kita mengenali apa itu hukuman dan konsekuensi
Hukuman
1.       Menjadikan siswa sebagai pihak yang tidak punya hak tawar menawar dan tidak berdaya. Guru menjadi pihak yang sangat berkuasa. Ingat “Power tends to corrupt”
2.       Jenisnya tergantung guru, apabila hati guru sedang senang maka siswa terlambat pun tidak akan dikunci diluar.
3.       Bisa dijatuhkan berlipat-lipat derajatnya  terutama bagi siswa yang sering melanggar peraturan.
4.       Guru cenderung memberi cap buruk bagi anak yang sering melanggar.
5.       Sifatnya selalu berupa ancaman
6.       Tidak boleh ada pihak yang tidak setuju, semua pihak harus setuju. Jadi sifatnya memaksa.
Konsekuensi
1.       Dijatuhkan saat ada perbuatan yang terjadi dan berdasarkan pada aturan yang telah disepakati.
2.       Sesuai dengan perilaku pelanggaran yang siswa lakukan.
3.       Menghindari memberi cap pada anak, dengan memberi cap jelek akan melahirkan stigma pada diri anak bahwa ia adalah pribadi yang berperilaku buruk untuk selama-lamanya.
4.       Membuat siswa bertanggung jawab pada pilihannya. Anda bisa mengatakan “Kevin kamu memilih untuk ribut pada saat bu guru sedang menerangkan maka silahkan duduk di luar selama 5 menit”. Dengan demikian anda menempatkan harga diri anak pada peringkat pertama. Bandingkan dengan perkataan ini “Kevin, dasar kamu anak tidak tahu peraturan,…. tukang ribut! Sana keluar….!

penyebab kenapa kita masih mengantuk padahal sudah cukup tidur


Walaupun malamnya sudah tidur cukup, bukan berarti lantas siang hari jadi kebal terhadap kantuk. Mengantuk di siang hari bukan hanya disebabkan oleh karena kecapekan atau kurang tidur, namun juga karena faktor lain yang luput dari perhatian.

Ilmuwan di Amerika Serikat baru saja menemukan bahwa kadar karbondioksida yang tinggi dapat mempengaruhi konsentrasi dan pengambilan keputusan. Penghasil utama karbondioksida di dalam ruangan adalah manusia. Jika kadarnya berlebihan, akibatnya akan mengganggu konsentrasi dan mudah mengantuk.

Dalam laporan yang dimuat jurnal Environmental Health Perspectives, para peneliti dari State University of New York dan the University of California menjelaskan bahwa kadar karbondioksida di luar ruangan adalah sekitar 380 bagian per juta (ppm). Namun di dalam ruangan, kadarnya bisa mencapai beberapa ribu ppm.

Di dalam kelas, konsentrasinya seringkali melebihi 1.000 ppm dan kadang-kadang bahkan melebihi 3.000 ppm. Dalam taraf ini, karbondioksida tidak berbahaya bagi kesehatan, namun dapat mempengaruhi kemampuan orang untuk berpikir atau membuat keputusan.

Peneliti juga menemukan bahwa konsentrasi karbondioksida di gedung perkantoran umunya tak lebih dari 1.000 ppm, kecuali di ruang pertemuan saat diadakannya rapat untuk waktu yang lama. Hal ini dapat menjelaskan mengapa orang jadi mudah mengantuk ketika rapat atau di dalam kelas, yaitu karena kadar karbondioksida meningkat drastis.

"Kami sebelumnya memiliki keyakinan bahwa kadar karbondioksida yang kami temukan di gedung-gedung tidak begitu penting dan tidak memiliki dampak langsung pada manusia. Jadi temuan ini cukup mengejutkan," kata peneliti, William Fisk seperti dilansir Daily Mail, Minggu (21/10/2012).

Dengan kadar karbondioksida sebanyak 1.000 ppm seperti yang sering dijumpai di kantor, relawan dalam penelitian sudah menunjukkan penurunan performa secara dramatis, yaitu hanya berhasil menyelesaikan 6 dari 9 tes yang diberikan. Performanya jadi jauh memburuk ketika kadar karbondioksida meningkat sampai 2.500 ppm.

"Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa kadar 10.000 ppm dan 20.000 ppm merupakan tingkat di mana efeknya mulai terasa. Itulah mengapa temuan ini sangat mengejutkan," kata peneliti lainnya, Mark Mendell.

Para peneliti menjelaskan bahwa ada kemungkinan kelas yang ventilasinya buruk atau ruangan yang dijadikan sebagai tempat berkumpul banyak orang akan berakibat negatif bagi orang-orang di dalamnya. Buruknya sistem ventilasi seringkali merupakan konsekensi dari kebutuhan untuk menghemat energi

"Ketika ada dorongan untuk meningkatkan efisiensi energi, ada dorongan untuk membuat bangunan jadi lebih lebih sempit dan lebih murah untuk dikelola," kata dr Mendell.

Namun akibatnya, dr Mendell menjelaskan, risiko berupa efek buruk terhadap penghuninya justru terabaikan. Jika orang tidak bisa berpikir atau mengeluarkan kemampuannya dengan baik, maka dampak ekonominya justru dapat berbalik merugikan.

sumber : http://health.detik.com/

Hal-Hal yang Perlu Dipahami Bagi Pengajar Pemula

Ketika mengajar adalah hal yang kompleks dan karena murid-murid itu bervariasi, maka tidak ada cara tunggal untuk mengajar yang efektif untuk semua hal. Guru harus menguasai beragam perspektif dan strategi, dan harus bisa mengaplikasikannya secara fleksibel. Hal yang dibutuhkan dua hal utama yaitu: (1) Pengetahuan dan keahlian profesional; (2) komitmen dan motivasi.
Pengetahuan dan Keahlian Professional
Guru yang efektif menguasai materi pelajaran dan keahlian atau keterampilan mengajar yang baik. Guru yang efektif memiliki strategi pengejaran yang baik dab didukung oleh metode penetapan tujuan, perencanaan pengajaran, dan manajemen kelas. Mereka tahu bagaimana memotivasi, berkomunikasi, dan berhubungan secara efektif dengan murid-murid dari berbagai latar belakang kultural. Mereka juga mengetahui cara menggunakan teknologi yang tepat guna di dalam kelas. Berikut adalah masing-masing penjelasan dari beberapa kriteria di atas.
1. Penguasaan materi pelajaran
Guru yang efektif harus berpengetahuan, fleksibel, dan memahami materi. Tentu saja, pengetahuan subjek materi tidak hanya mencakup fakta, istilah, dan konsep umum. Ini juga membutuhkan pengetahuan dasar pengorganisasian materi, mengkaitkan berbagai gagasan, cara berpikir dan berargumentasi.
2. Strategi Pengajaran
Dalam hal ini bagaimana guru dapat membuat pengajaran materi dapat dikuasai oleh murid. Pada pendidikan model lama (tradisional) terlalu menekankan murid harus duduk diam, menjadi pendengar pasif dan menyuruh murid untuk menghafal informasi yang relevan dan tidak relevan. Kemudian berganti pada prinsip konstruktivisme, yaitu menekankan agar murid secara aktif menyusun dan membangun pengetahuan dan pemahamannya. Namun tidak semua ahli setuju dengan cara di atas, tetapi yang terpenting adalah walaupun anda menggunakan salah satu strategi di atas, masih banyak hal yang harus diketahui, hal-hal yang memberikan pengaruh dalam pengajaran yang efektif.
3. Penetapan tujuan dan keahlian perencanaan instruksional
Guru yang efektif tidak sekadar mengajar di kelas, entah dia menggunakan perspektif tradisional atau konstruktivisme di atas. Mereka juga harus menentukan tujuan pembelajaran dan menyusun rencana untuk mencapai tujuan itu.
4. Keahlian manajemen kelas
Aspek penting lainnya untuk menjadi guru yang efektif adalah mampu menjaga kelas tetap aktif bersama dan mengorientasikan kelas ke tugas-tugas. Guru yang efektif dapat mempertahankan lingkungan belajar yang kondusif.
5. Keahlian motivasional
Guru yang efektif mempunyai strategi yang baik untuk memotivasi murid agar mau belajar. Guru yang efektif tahu bahwa murid akan termotivasi saat mereka bisa memilih sesuatu yang sesuai dengan minatnya. Guru yang baik akan memberi kesempatan murid untuk berpikir kreatif dan mendalam untuk proyek mereka sendiri.
6. Keahlian komunikasi
Hal yang perlu diperlukan untuk mengajar adalah keahlian dalam berbicara, mendengar, mengatasi hambatan komunikasi verbal, memahami komunikasi non verbal dari murid, dan memapu memecahkan konflik secara konstruktif.
7. Bekerja secara efektif dengan murid dari berbagai kultur yang berbeda
Guru yang efektif harus mengetahui dan memahami anak dengan latar belakang kultural yang berbeda-beda, dan sensitif terhadap kebutuhan mereka. Mendorong murid satu dengan murid yang lain untuk berhubungan positif.

8. Keahlian teknologi
Guru yang efektif tahu cara menggunakan komputer dan cara mengajar murid menggunakan komputer untuk menulis dan berkreasi. Teknologi itu sendiri tidak selalu meningkatkan kemampuan belajar murid perlu kesesuaian antara kurikulum dengan teknologi yang sesuai dalam pengajaran.
Komitmen dan Motivasi
Menjadi guru yang efektif juga membutuhkan komitmen dan motivasi. Aspek ini mencakup sikap yang baik dan perhatian kepada murid. Komitmen sangat dibutuhkan dalam pengajaran, bagaimana guru memberikan tenaga dan pikiran untuk memberikan pengajaran yang dapat diterima oleh murid dengan baik. Guru yang efektif juga mempunyai kepercayaan diri terhadap kemampuan mereka dan tidak akan membiarkan emosi negatif melunturkan motivasi mereka.

Sunrise in the morning

 
Ini adalah matahari pagi yang menyambutku saat menimbah air di Bantaran aliran sungai Bengawan Solo (di desa Tejoasri).
foto ini diambil kira-kira pukul 5.45 AM.
(my word)
wajahmu bersemu,
saat sang bening menyapamu di kilaunya pagi ini
indah akan pesonamu membuatku tertawa iri
adakah sang bening merajuk manja?
hingga rasa yang disajikan tak lagi indah...
wajahku membeku,
saat melihat keserasian yang tersaji antara kamu dan dia...
sungai dan sang surya

Kety Pery - the one that got away

[B.o.b]
You know it's crazy, 'cause nights like this
Would start out with a little private party
You sneak me in your mom's house
I know I mighta spilled my drink, but
Really wasn't tryin' to spill my heart out
I mean it started as a conversation
I was really tryin' to get my thoughts out
But then we make moves and we make plans
Had the whole thing mapped out
See, you were gonna go to college
And to pay for bills I'd figure the job out
And you knew I had to say it, but them day's gone
Now I moved on and you switched phones
Hopefully reincarnation will bring us back to the place we belong
[Katy Perry]
Summer after high school when we first met
We make out in your Mustang to Radiohead
And on my 18th birthday we got matching tattoos
Used to steal your parents' liquor and climb to the roof
Talk about our future like we had a clue
Never planned that one day, I'd be losing you
In another life
I would be your girl
We keep all our promises
Be us against the world
In another life
I would make you stay
So I don't have to say
You were the one that got away
The one that got away
I was June and you were my Johnny Cash
Never one without the other we made a pact
Sometimes when I miss you
I put those records on
Someone said you had your tattoo removed
Saw you downtown singing the blues
Its time to face the music
I'm no longer your muse

In another life
I would be your girl
We keep all our promises
Be us against the world
In another life
I would make you stay
So I don't have to say
You were the one that got away
The one that got away
The o-o-o-o-o-one [x3]
The one that got away
[B.o.b]
I'm falling for you like dominoes
From the top of the hundredth floor
Look out below Geronimo
Tryin' to get behind the closed doors to your soul
Why'd you have to end the show
We had such a beautiful plot
There was still more story to go
Now look, I'm not insinuating that
You're some type of fair weather player
But even if the whole world falls over
I wouldn't be aware of a glacier
I just wanna see you wake up
Doing your hair in the mirror with your makeup
Then, maybe in the next lifetime we could make up
[Katy Perry]
In another life
I would be your girl
We keep all our promises
Be us against the world
In another life
I would make you stay
So I don't have to say
You were the one that got away
The one that got away
The o-o-o-o-o-one [x3]
In another life
I would make you stay
So I don't have to say
You were the one that got away
The one that got away

Lomba Penulisan Novel Amore oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama


Buat temen-temen yang suka nulis (novel) silahkan klik link di bawah ini ya!!! ada info menarik yang sayang jika kalian lewatkan :


Lomba Penulisan Novel Amore oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama

Semoga bermanfaat...!!!!!!!

Lomba Menulis Cerpen / Cerber di Majalah Femina 2012/2013

Suka cerita? suka nulis? kenapa tidak sekalian coba bikin cerpen. terus ikutan deh lombanya. Siapa tau cerpen kalian diterima, kan lumayan! gak ada ruginya kok dicoba!!!! silahkan klik link di bawah ini ya buat info pendaftarannya!!!

Lomba Menulis Cerpen / Cerber Majalah Femina 2012/2013

Beasiswa Waqiah: Beasiswa Buat Pelajar Penghafal Al Quran

 MTs Darul Hikam Karanggeneng adalah salah satu Lembaga yang berada dalam naungan Yayasan Darul Hikam. Di lembaga ini mengadakan program Beasiswa buat siswa MTs Penghafal Alquran. untuk info lengkapnya silahkan klik link di bawah ini:

Beasiswa Waqiah buat Penghafal Al Quran

Audisi Cerpen dan Cermin Majalah Annida

Yuk kita belajar bikin cerpen bernuansa islami tapi masuk akal.... dan kita ikutkan lombanya... mumpung masih ada kesempatan!!!!
baca peraturannya di sini ya :

Audisi Cerpen dan Cermin Majalah Annida >>

My Birthday

now it's my birthday....... omg,,,,, I'm not young anymore.... (hiks....)
and i get present from my student,,,,,,
thank's Silvina......

untittle by.vialin

Sebuah prakata kecil...
yang tiada makna tersaji....
hanya ilusi dalam diam.
namun sarat akan bunyi.

"We Are Young" FUN (feat. Janelle Monáe)

Give me a second I,
I need to get my story straight
My friends are in the bathroom getting higher than the Empire State
My lover she’s waiting for me just across the bar
My seat’s been taken by some sunglasses asking 'bout a scar, and
I know I gave it to you months ago
I know you’re trying to forget
But between the drinks and subtle things
The holes in my apologies, you know
I’m trying hard to take it back
So if by the time the bar closes
And you feel like falling down
I’ll carry you home

Tonight
We are young
So let’s set the world on fire
We can burn brighter than the sun

Tonight
We are young
So let’s set the world on fire
We can burn brighter than the sun

Now I know that I’m not
All that you got
I guess that I, I just thought
Maybe we could find new ways to fall apart
But our friends are back
So let’s raise a toast
‘Cause I found someone to carry me home

Tonight
We are young
So let’s set the world on fire
We can burn brighter than the sun

Tonight
We are young
So let’s set the world on fire
We can burn brighter than the sun

Carry me home tonight (Nananananana)
Just carry me home tonight (Nananananana)
Carry me home tonight (Nananananana)
Just carry me home tonight (Nananananana)

The moon is on my side (Nananananana)
I have no reason to run (Nananananana)
So will someone come and carry me home tonight (Nananananana)
The angels never arrived (Nananananana)
But I can hear the choir (Nananananana)
So will someone come and carry me home (Nananananana)

Tonight
We are young
So let’s set the world on fire
We can burn brighter than the sun

Tonight
We are young
So let’s set the world on fire
We can burn brighter than the sun

So if by the time the bar closes
And you feel like falling down
I’ll carry you home tonight

frasa


sebuah frasa dalam bentuk rasa. tatkala nada tak berbentuk bunyi. ada saat denting terlalu bising, dan lengking terlalu sunyi. terpekur dalam hasrat asa, saat sumbang merajuk asa. sebuah kata dalam frasa tak lagi bermakna, ketika senyum tak lagi indah. elok bukanlah paras. tersudut dalam bilur waktu. terhimpit dalam nafas malam. terkulai di sudut mata. tertunduk dalam sajadah makna. adalah sajak dalam bentuk frasa. tak bermakna hanya rangkaian kata. entah elok di dengar, atau bising di hati. ini hanya sebuah frasa tanpa makna

MY MEMORIES WITH FRIENDS


foto-foto ini diambil ketika berada bersama teman-teman baru.... Saat berada di Hall "Genta 2 Male" With all of friends and tutor in Basic Regular Class
Saat berada di Salah satu Mall di Samarinda. Mirawati (ira), Novia Arlini (me), and Uswatun Hasanah (Uuz) when in Samarinda
Saat berada di Teras Asrama "Genta 2 Female" With all of my friends and Tutor InIntermediete Regular Class

my activity in action


ini adalah foto-foto yang diambil disela-sela aktifitasku. -ketika siswa mengikuti kegiatan lomba gerak jalan se kecamatan di Kec. Karanggeneng (6 September 2012)-
-saat tim akreditasi (lupa istilah penyebutannya) datang pada 25 Juli 2012-
-saat mengantar siswa melihat pameeran di JX International Surabaya (8 September 2012)-

beda!!

langkah tidak harus sama,,, karena kita semua beda. dan saya tidak malu akan perbedaan itu.

adalah aku

adalah aku......
yang tersudut mati tanpa malu
dalam kealpaaan waktu
ingin menarik jangkar hati
dalam tragedi rasa
tiada henti aku malu

12 Agustus 2008.

Dalam tiap tragedi.
Mendungku memuncak ketika kau kuasai raganya
Hujan disertai guntur engan berhenti dalam satu aksara.
Hingga banjir melanda hati.

Kutikam tubuh Iblis itu disetiap lelapnya malam
Tapi aku yang tersayat.
Ingin ku maki dengan jutaan voltage…
Mulutku terkunci rapat, nyali lenyap terbawa ombak.

Demi segala jasad, kucoba tuk berkompromi
Egoku enggan tuk bilang ‘iya’.

Keegoanku terbukti…

Raga itu tak berwujud di sisi.
Ketika setan memporakporandakan struktur jiwa.
Hanya ada aku dan wajah-wajah bermuka dua.
Wajah yang entah untuk apa ada…

Lihatlah…mata air tubuh pun enggan tuk mengalir
Hanya ada tawa dari iringan doa yang menggema...
Tak tahu kenapa!?

Ku maki raga itu!
Raga yang tak perna ada untuk aku!
Raga yang selalu setia di sisi Iblis itu!
Raga yang telah lenyap dari mata 13 tahun lamanya
Dan entah sampai kapan…ku mampu bertahan
Di depan jurang yang siap menerkam.




12 Agustus 2008.

AWALNYA....

dari ribuan fon yang terangkai menjadi morfem...
ada jutaan nada terselip di sana
re yang berujung si
ataupun do yang selalu menjadi fence.
akhirnya... bermetamorfosis menjadi sentence
yang banyak terinflunce oleh conjunction ataupun auxalary

ragu

aku terkulai di sudut.
diantara molekul hati yang mematri rasa.
aku tersapu ombak kabut.
kala senyummu tak lagi ada.
aku terkoyakkan sunami benci.
ketika eloknya sebuah paras bertatap muka.
aku menyimpan sejuta maki..
saat raga tak mampu lagi membendung hasrat tuk membenci.
aku

tentang sebuah rasa....

adalah sebuah tanya dalam hati.
tentang rasa yang tak pernah pasti.
ketika kusadari kau takkan pernah ada untukku.
karena kau tak pernah melihatku.
aku berimaji sendiri.
dalam langkah tanpa nada.
ingin kudapati sosok lain selainmu...
tapi sulit ku berpaling.. untuk saat ini.
anganku tentangmu tak kan pernah nyata..
karena ku tahu kau tlah bersamanya sejak awal.
aku pendatang baru dalam langahmu,,,
yang hadir tanpa permisi.
dan akan (segera) pergi.
good bye...

ribettt vers. 2

harus mencuri waktu untuk posting... susah banget posting lewat hp. jangankan posting, buka akun saja sulit. memang beneran harus beli laptop nih... tapi duit dari mana????? beginilah susahnya duit pas-pasan....