Laman

sebuah prakata

Coretan ini dibuat antara Februari-Maret awal. Sebuah ungkapan hati. Entah apa sebuatan tulisan ini...

terpekur dalam pekatnya insomnia...
kilasan kisahku berkelebat dalam detakan waktu.
wajah-wajah penjilat harta berkejaran...
tertutup cadar kesopanan.
Saudara pun ikut dikorbankan.
Entah apa lagi yang tersisa...

Waktu terus berjalan...
Lebih dari satu dekade kisah ini berjalan.
Jika tiba saatnya nanti sebuah kisah baru tercipta...
Sanggupkah aku bertahan...

Aku manusia kerdil...
Yang tidak mau dikerdilkan.
Aku manusia... Berusaha berjalan diatas liku kehidupan

rasa ku rasa mu rasa mereka

Samarinda, 10 Juli 2011 »23.35 WITA«

Berharap seluruh angin berhembus padaku
Karena aku manusia serakah
Berharap bulan berpihak padaku
Karena sunyinya sepi menikam hati
Berharap satu langkah kecil darimu
Karena aku merindumu

Aku bukan hanya untukmu
Aku tak hanya berpihak padamu
Aku ingin mematri disini
Agar tak ada yang tersakiti

Angin tak hanya milikmu tapi milik kita
Bulan itu tak hanya berpihak padamu juga pada kita
Kau enggan melangkah tapi menuntut langkah lain?
Langkahnya seribu kali lebih berguna buat yang lain
Daripada buatmu!!!

AKU InGIN by Sapardi Djoko Damono

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yg menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada