Halaman

Tari (seni Budaya) part 1

Pengertian Tari
Tari adalah gerak-gerak dari seluruh anggota tubuh yang selaras dengan bunyi musik, diatur oleh irama yang sesuai dengan maksud dan tujuan dalam tari.

Unsur-unsur tari dan pendukungnya:
1. Gerak
            Meurut Rudolf Von Laban aspek gerak terdiri dari beberapa bagian, yaitu:
    a. the body : misalnya, geak bagian kepala, kaki, tangan, badan.
    b. Space : ruang gerak, misalnya: level, jarak/rentangan atau tingkatan gerak.
    c. Time : misalnya, durasi gerak.
    d. dynamics : kualitas gerak, misalnya: gerak yang kuat, lemah, elastis, penekanan.
           Dengan demikian, unsur gerak dalam tari terdiri dari Ruang, Tenaga, dan Waktu.
2. Ekspresi
         Ekspresi di dalam gerak tari merupakan suatu daya ungkap melalui tubuh, aktifitas, pengalaman seseorang, untuk dikomunikasikan kepada orang lain untuk menyatakan perasaan atau pikirannya melalui tubuh.
3. Iringan Tari
      Iringan atau musik dapat dikatakan dinamis apabila mampu menggugah suasana dan mampu membawa penonton dan penari untuk mendapatkan sentuhan rasa sehingga pesan tersampaikan.
     musik dalam tari dapat pula memberikan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan yang dipadukan menjadi satu kesatuan yang hidup.

poem 16

berkejaran...
saling mendahului.
tidak ada yang mau mengalah.
hingga akhirnya terpecah.
di tepi muara.
bersama angin yang menerpa.
ombak pagi ini.

(Tuban, 17/10/2013)

what the h***!!!

sumpah ya..
kalau bisa nyampah
udah gua buang muka lo ke laut.
gara-gara ELO, gua harus didudukin sama orang yang gak tau apa-apa.
dan lagian kenapa sih yang lain pada ikut campur.
sok ngadu segala lagi yang laennya!
kalau bisa gua bejek-bejek itu muka
yang sok innocent, sok segalanya!!
gua harus ngehapus akun gua,,, dan itu sudah gua lakuin...
puas ELO sekarang!!!!!
what the F***
M*** aja lo!!!
sumpah gua BETE bgt sm elo!

fine! puas elo sekarang lihat gua yang disudutin. gua yang dipersalahkan atas semuanya.
PUAS KAN ELO???!!!!
 

pendidik dan petugas ketertiban

sebuah pendapat yang hanya akan menjadi pendapat manakalah tidak diimbangi dengan pemahaman dan penafsiran yang utuh.
that's my word!


Sangat relevan sebuah 'punishment' dijatuhkan karena melanggar tatib.
Tidak ada perlakuan khusus bagi siapapun.
Karena bobotnya sudah disesuaikan.
Klo memang ingin memberi 'perlakuan khusus' karena karakternya yg berbeda, silahkan!
Tapi jangan memberikan keistimewaan itu langsung terlihat yg lain.
Akan ada yang namanya iri karena perlakuan yang berbeda itu.
(just my own opinion)
 
di atas adalah status yang saya buat di salah satu akun jejaring sosial. saya menulisnya karena saya adalah seorang pendidik. tidak ada maksud apapun dari status itu. itu saya tulis karena saya merasa kurang nyaman dengan sikap yang diambil oleh salah satu pendidik.
ada anak yang cenderung bermasalah dengan kedisiplinannya. dan hari itu anak tersebut "seperti biasa" telat. saya selaku pendidik menyerahkan penanganan anak tersebut kepada beliau. saya bukan petugas ketertiban. beliau juga bukan. tapi  sudah menjadi tugas kita bersama bergantian menanganinya. toh kita tidak bisa mengandalkan ketertiban setiap waktu. karena di sekolah kita tidak ada petugas ketertiban khusus. siswa menjadi tangung jawab kita bersama. kita bergantian menertibkan anak. saya yang notabene pergi kesana setiap hari sudah tidak mempunyai taji dihadapan anak-anak tersebut karena intensitas pertemuan kita yang cukup sering.
tapi sepertinya beliau tidak setuju dengan pendapat saya. dia memposisikan dirinya sebagai guru fak'nya bukan sebagai pendidik secara utuh. jadi ya... tidak ada 'punishment' karena beliau bukan petugas ketertiban.
berarti besok kalau ada yang meminta tolong saya fotokopi atau membuat kopi, saya akan bilang itu bukan tugas saya. saya sebagai TU+Guru Mapel, bukan OB (office boy). apa TU juga merangkap pembuat kopi? kalau iya, baiklah akan saya laksanakan.
thats just my own opinion. 
jangan ada yang tersinggung dengan postingan saya kali ini ya... toh ini hanya sekedar opini pribadi saya.

IDIOM PART 1

  1. I am in love at first sight : aku jatuh cinta pada pandangan pertama
  2. you are my dream love : kaulah idamanku
  3. my heart will go on : hatiku tak pernah berubah
  4. I feel as if I'm not fit to live anymore without you : aku seakan-akan tak mampu lagi hidup tanpamu
  5. I'm going to miss you when you're gone : aku kehilanganmu ketika kau tiada
  6. you're the only girl who comes early in my heart : kaulah gadis yang pertama kali memasuki hatiku
  7. you're the most beautiful girl in creation I dream : kaulah gadis tercantik yang aku impikan
  8. my mind is made up to love you : pikiranku sudah mantap untuk mencintaimu
  9. I must be faithful to the last : aku pasti setia sampai akhir hayat
  10. I am brokenhearted : aku patah hati
  11. Get out of my way : menjauhlah dari hidupku
  12. you are still blue to love me : kau masih lugu untuk mencintaiku
  13. you affected a liking for me : kamu pura-pura suka sama aku
  14. thats the last straw : ini benar-benar sudah keterlaluan
  15. I am closely related with you : aku tak dapat dipisahkan darimu
(di ambil dari berbagai sumber)

poem 15

bulan itu telah berlalu...
rasanya baru kemarin langkah-langkah itu menapak
rasanya baru kemarin oase itu mencumbuku
tapi entah mengapa sudah tak terasa lagi asa itu?
adakah aku yang linglung,
atau kah memang sebegitu cepatnya angin itu menyapunya?
hingga tak ada yang tersisa di logika.

(Lamongan, 1/10/2013)